ANJLOK! Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp 15.581 Per Dollar AS

photo author
I Gde Evander Paridjono, Sulbarekspres.com
- Jumat, 21 Oktober 2022 | 15:53 WIB
Nilai tukar Rupiah terus tertekan dalam beberapa bulan belakangan. ( Utopiccomputers) (halopedeka)
Nilai tukar Rupiah terus tertekan dalam beberapa bulan belakangan. ( Utopiccomputers) (halopedeka)

SulbarEkspres – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin anjlok dan melemah.

Dalam sesi perdagangan hari Kamis 2 Oktober 2022, nilai tukar rupiah semakin menurun dari hari-hari sebelumnya.

Baca Juga: Angka Kematian Anak di Indonesia Meningkat, Kemenkes: Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah Kematian Akibat Infeksi

Baca Juga: Gangguan Ginjal Akut Misterius Semakin Meningkat, Kemenkes : Apotek Setop Jual Obat Sirup

Rupiah melemah 9 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp15.581 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.572 per dolar AS.

Adapun indeks dolar AS tercatat naik 0,08 persen menjadi 112,97 saat ini.

Ekspektasi suku bunga acuan yang lebih tinggi, telah mengirim imbal hasil AS dan dolar lebih tinggi.

Terutama terhadap mata uang yen karena Bank Sentral Jepang (BoJ) berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol.

Kemudian mata uang AS menguat melampaui level simbolis 150 yen untuk pertama kalinya sejak 1990 pada akhir perdagangan pada Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Sementara itu, pembuat kebijakan Jepang membuat ancaman intervensi baru dan terlihat lebih mungkin untuk melakukan intervensi jika pergerakan mata uang menjadi lebih tidak menentu.

Yen merosot tajam dari tertinggi interim 150,09 yang dicapai dalam perdagangan semalam, jatuh ke 149,63 dalam satu menit, akibat kemungkinan langkah intervensi itu.

Adapun indeks dolar AS tercatat naik 0,08 persen menjadi 112,97 saat ini. Ekspektasi suku bunga acuan yang lebih tinggi, telah mengirim imbal hasil AS dan dolar lebih tinggi.

Terutama terhadap mata uang yen karena Bank Sentral Jepang (BoJ) berkomitmen untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol.

Kemudian mata uang AS menguat melampaui level simbolis 150 yen untuk pertama kalinya sejak 1990 pada akhir perdagangan pada Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Reno Wijaya

Sumber: PMJ News

Rekomendasi

Terkini

Konsumsi Buah Ini agar Sperma Pria Menjadi Manis

Selasa, 7 Februari 2023 | 14:10 WIB

5 Tokoh Terkenal Tidak Percaya Adanya Tuhan

Senin, 23 Januari 2023 | 14:57 WIB
X